Final Fantasy 7 Rebirth di Switch 2 Jadi Sorotan Nintendo Direct
Info Tekno> Final Fantasy 7 Rebirth di Switch 2 menjadi salah satu pengumuman paling ambisius dalam gelaran Nintendo Direct pekan lalu. Square Enix secara resmi memastikan bahwa judul RPG generasi terkini yang sebelumnya eksklusif di PlayStation 5 itu akan hadir di konsol hybrid terbaru Nintendo, dengan jadwal rilis pada 3 Juni 2026.
Pengumuman tersebut langsung memicu diskusi luas di kalangan pengamat industri dan komunitas gamer. Pasalnya, Final Fantasy 7 Rebirth dikenal sebagai game dengan visual kelas atas, dunia terbuka luas, serta kebutuhan performa tinggi. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana Switch 2—yang mengusung desain hybrid—mampu menjalankan game sekelas ini tanpa mengorbankan identitas visualnya.
Dalam cuplikan yang ditampilkan, terlihat bahwa Square Enix melakukan penyesuaian teknis yang cukup signifikan. Namun, berdasarkan analisis awal, pemangkasan tersebut dinilai cerdas dan tetap mempertahankan esensi pengalaman bermain.
Apa yang Berubah? Analisis Resolusi dan Upscaling
Resolusi Native 720p dengan Upscaling ke 1080p
Berdasarkan cuplikan yang diperkirakan berjalan dalam mode docked, Final Fantasy 7 Rebirth versi Switch 2 tampil pada resolusi native 720p yang kemudian di-upscale ke 1080p. Strategi ini menjadi kompromi utama dibandingkan versi PlayStation 5 yang mampu mendekati resolusi 4K.
Beberapa analis grafis menduga game ini memanfaatkan teknologi upscaling berbasis AI seperti DLSS versi ringan atau solusi serupa yang dioptimalkan untuk chipset Switch 2. Indikasi ini terlihat dari pola artefak dan karakteristik detail visual tertentu, terutama pada tekstur rambut dan elemen kecil yang tampak sedikit buram dan kurang stabil saat bergerak.
Meskipun demikian, pendekatan ini dianggap realistis untuk menjaga keseimbangan antara performa dan kualitas visual.
Target Frame Rate 30fps
Square Enix menargetkan frame rate 30fps untuk versi Switch 2, sejalan dengan mode Quality pada PS5. Namun, perbedaan jumlah piksel tetap signifikan. Versi PS5 menampilkan resolusi jauh lebih tinggi, sementara Switch 2 harus bekerja dengan jumlah piksel yang lebih rendah.
Dalam cuplikan Nintendo Direct, terdapat indikasi frame pacing yang belum sepenuhnya stabil. Beberapa adegan tampak sedikit tersendat, meskipun belum dapat dipastikan apakah ini akibat penurunan frame rate atau hanya masalah sinkronisasi frame pada footage awal.
Pengalaman serupa pernah terjadi pada Final Fantasy 7 Remake versi Switch 2 yang kemudian diperbaiki menjelang peluncuran. Karena itu, masih ada kemungkinan optimalisasi lanjutan sebelum tanggal rilis resmi pada Juni 2026.
Bagaimana Kompromi Grafis Diterapkan?
Pengurangan Kepadatan Dedaunan dan Detail Lingkungan
Selain resolusi, pengurangan juga terjadi pada kepadatan elemen lingkungan. Area luar ruangan terlihat memiliki:
- Dedaunan lebih jarang
- Bayangan lebih sederhana
- Detail latar belakang dikurangi
- Potensi peningkatan pop-in objek
Namun yang menarik, pengurangan ini tidak terlalu mencolok dalam tampilan normal. Perbedaan baru terasa jelas saat dibandingkan langsung dengan versi PS5 yang jauh lebih bertenaga.
Pendekatan ini menunjukkan strategi optimasi yang fokus pada pengalaman keseluruhan, bukan sekadar mempertahankan detail visual maksimal yang berpotensi mengorbankan performa.
Ukuran File Lebih Kecil dari Versi PS5
Salah satu indikator kompromi lain terlihat pada ukuran file. Jika versi PlayStation 5 menggunakan dua disc dengan total sekitar 150GB, versi Switch 2 diperkirakan berada di kisaran 100GB.







