Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Elon Musk Diprediksi Bakal All-In Bitcoin di 2026, Ini Alasannya

5 menit baca
Ukuran teks 100%

Info Tekno > Prediksi terbaru mengenai masa depan Bitcoin kembali menyita perhatian pasar kripto global. Kali ini, pernyataan datang dari Samson Mow, pendiri Jan3 sekaligus tokoh yang dikenal vokal mendorong adopsi Bitcoin di level institusi dan negara. Melalui sebuah unggahan di platform X, Mow melontarkan prediksi berani bahwa Elon Musk berpotensi akan “all-in” ke Bitcoin pada 2026.

Meski tidak disertai penjabaran teknis maupun data pendukung yang rinci, pernyataan tersebut langsung memicu diskusi luas di kalangan pelaku pasar. Nama Elon Musk memang bukan figur sembarangan di ekosistem kripto. Setiap sikap, komentar, atau langkah bisnis yang melibatkan dirinya kerap berdampak signifikan terhadap sentimen pasar, khususnya Bitcoin.

Prediksi ini juga muncul di tengah meningkatnya kembali narasi bullish Bitcoin, seiring ekspektasi adopsi institusional, keterlibatan negara, serta proyeksi harga jangka panjang yang semakin agresif dari sejumlah analis.

Prediksi Samson Mow dan Potensi Peran Elon Musk

Samson Mow menilai keterlibatan Elon Musk di Bitcoin belum sepenuhnya berakhir. Menurutnya, sikap Musk yang selama beberapa tahun terakhir terlihat ambigu justru membuka ruang bagi perubahan besar di masa depan. Dalam pandangan Mow, 2026 berpotensi menjadi titik balik di mana Musk kembali mengambil posisi agresif terhadap Bitcoin.

Nama Elon Musk sendiri sudah lama melekat dengan pasar kripto. Pada 2021, Tesla sempat menjadi perusahaan publik besar yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Namun, kebijakan tersebut dihentikan tidak lama kemudian dengan alasan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dari aktivitas penambangan Bitcoin.

Riwayat Tesla dan Bitcoin Jadi Sorotan

Selain menghentikan pembayaran Bitcoin, Tesla juga diketahui menjual sekitar 75% kepemilikan Bitcoin mereka pada 2022. Langkah ini membuat banyak pelaku pasar menilai Musk mulai menjauh dari Bitcoin. Justru karena rekam jejak inilah, prediksi “all-in” pada 2026 terdengar kontras, namun sekaligus dianggap berpotensi menjadi kejutan besar bagi pasar.

Mow menilai, perubahan sikap figur berpengaruh seperti Elon Musk dapat bertindak sebagai katalis psikologis yang kuat. Dalam ekosistem kripto yang masih sangat dipengaruhi sentimen, dukungan terbuka dari tokoh sekelas Musk berpotensi mendorong lonjakan minat investor, baik ritel maupun institusional.

Target Harga Bitcoin US$1,33 Juta pada 2026

Selain membahas Elon Musk, Samson Mow juga kembali menegaskan pandangannya terkait proyeksi harga Bitcoin yang sangat agresif. Ia memperkirakan harga Bitcoin bisa mencapai US$1,33 juta pada 2026. Angka tersebut merepresentasikan kenaikan lebih dari 1.300% dibandingkan harga Bitcoin saat ini yang masih bergerak di kisaran US$90 ribu.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *