Info Tekno > Prediksi terbaru mengenai masa depan Bitcoin kembali menyita perhatian pasar kripto global. Kali ini, pernyataan datang dari Samson Mow, pendiri Jan3 sekaligus tokoh yang dikenal vokal mendorong adopsi Bitcoin di level institusi dan negara. Melalui sebuah unggahan di platform X, Mow melontarkan prediksi berani bahwa Elon Musk berpotensi akan “all-in” ke Bitcoin pada 2026.
Meski tidak disertai penjabaran teknis maupun data pendukung yang rinci, pernyataan tersebut langsung memicu diskusi luas di kalangan pelaku pasar. Nama Elon Musk memang bukan figur sembarangan di ekosistem kripto. Setiap sikap, komentar, atau langkah bisnis yang melibatkan dirinya kerap berdampak signifikan terhadap sentimen pasar, khususnya Bitcoin.
Prediksi ini juga muncul di tengah meningkatnya kembali narasi bullish Bitcoin, seiring ekspektasi adopsi institusional, keterlibatan negara, serta proyeksi harga jangka panjang yang semakin agresif dari sejumlah analis.
Prediksi Samson Mow dan Potensi Peran Elon Musk
Samson Mow menilai keterlibatan Elon Musk di Bitcoin belum sepenuhnya berakhir. Menurutnya, sikap Musk yang selama beberapa tahun terakhir terlihat ambigu justru membuka ruang bagi perubahan besar di masa depan. Dalam pandangan Mow, 2026 berpotensi menjadi titik balik di mana Musk kembali mengambil posisi agresif terhadap Bitcoin.
Nama Elon Musk sendiri sudah lama melekat dengan pasar kripto. Pada 2021, Tesla sempat menjadi perusahaan publik besar yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Namun, kebijakan tersebut dihentikan tidak lama kemudian dengan alasan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dari aktivitas penambangan Bitcoin.
Samson’s Predictions for 2026 🥂
➡️ $1.33M #Bitcoin
➡️ ♎️🕯️
➡️ At least 1 country launches #BitcoinBonds
➡️ @elonmusk goes hard into BTC
➡️ $MSTR to $5,000
➡️ Bitcoin outperforms metals— Samson Mow (@Excellion) January 10, 2026
Riwayat Tesla dan Bitcoin Jadi Sorotan
Selain menghentikan pembayaran Bitcoin, Tesla juga diketahui menjual sekitar 75% kepemilikan Bitcoin mereka pada 2022. Langkah ini membuat banyak pelaku pasar menilai Musk mulai menjauh dari Bitcoin. Justru karena rekam jejak inilah, prediksi “all-in” pada 2026 terdengar kontras, namun sekaligus dianggap berpotensi menjadi kejutan besar bagi pasar.








Response (1)