II. Kunci Solusinya: Jurnal Transaksi Global (Buku Besar Terdistribusi)
Blockchain menyelesaikan double-spending dengan mengganti Bank Sentral dengan Jurnal Transaksi Global yang disebut Buku Besar Terdistribusi (Distributed Ledger).
1. Transaksi Dilakukan ke Jaringan (Peer-to-Peer)
Saat kamu ingin mengirim Kripto (misalnya, 1 Bitcoin) ke temanmu:
Transaksi itu enggak dikirim ke satu Bank pusat.
Transaksi itu diumumkan ke seluruh jaringan Blockchain (peer-to-peer).
2. Validasi oleh Penambang (Miners)
Jaringan Memverifikasi: Ratusan, bahkan ribuan, komputer (node atau penambang) di seluruh dunia menerima dan memverifikasi transaksi ini.
Peran Penambang: Penambang ngecek riwayat transaksi di Buku Besar Terdistribusi itu untuk memastikan: (a) Koin itu benar-benar milikmu, dan (b) Koin itu belum pernah digunakan dalam transaksi lain yang sudah tercatat.
3. Jaminan Konsensus
Setelah diverifikasi, transaksi itu dimasukkan ke dalam Blok baru bersama transaksi lainnya.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







