Desain baru ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi multitasking serta memberikan pengalaman visual yang lebih modern dan intuitif.
HyperAI: Fitur Kecerdasan Buatan yang Diperluas
Empat Aspek Utama HyperAI
Selain pembaruan desain, Xiaomi HyperOS 3 menyematkan fitur kecerdasan buatan atau HyperAI dalam empat aspek utama, yakni teks, suara, pencarian, dan gambar.
Product Marketing Manager Xiaomi Indonesia, Jeksen, menjelaskan bahwa HyperAI memungkinkan pengguna membuat caption otomatis, merangkum teks panjang, hingga meningkatkan kualitas suara dalam panggilan telepon.
“Dari teks, kita bisa langsung bikin caption dan AI summary. Lalu di speech ada voice enhancement dan AI speech, kemudian search dan image,” jelasnya.
Transkrip Real-Time dan Terjemahan Otomatis
Salah satu fitur unggulan lainnya adalah kemampuan transkrip real-time yang mendukung berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia dan Inggris. Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah percakapan atau rekaman suara menjadi teks secara langsung.
Tak hanya itu, hasil transkrip dapat diterjemahkan ke bahasa lain secara instan. Pengguna juga bisa meminta AI untuk membuat ringkasan dari isi percakapan, sehingga mempermudah dokumentasi rapat atau wawancara.
Pada aplikasi Notes, AI juga dapat membantu mengolah teks menjadi poin-poin penting atau kesimpulan singkat yang lebih mudah dipahami.
HyperConnect: Kirim File Lintas Android dan iOS
Integrasi Ekosistem Lebih Luas
Pilar ketiga dalam Xiaomi HyperOS 3 adalah HyperConnect, fitur yang dirancang untuk menghubungkan perangkat secara lebih luas. Dengan sistem ini, pengguna dapat mengirim file antarperangkat Android maupun lintas sistem operasi, termasuk Android ke iOS dan sebaliknya.






