Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

AI Claude Mythos Selesaikan Serangan 32 Langkah, Bankir Global Ketar-ketir

2 menit baca
Ukuran teks 100%

Claude Mythos Guncang Pasar Siber Rp248 Triliun, Menteri Keuangan AS Panggil Bos Goldman Sachs

INFO TEKNO> Model AI terbaru Anthropic bernama Claude Mythos — yang dinyatakan tidak akan dirilis ke publik — telah menghapus kapitalisasi pasar perusahaan keamanan siber senilai 14,5 miliar dolar AS (sekitar Rp248 triliun) hanya dalam satu hari, sekaligus memaksa Menteri Keuangan AS memanggil bos bank-bank terbesar Amerika.

Apa Itu Claude Mythos dan Mengapa Tidak Dirilis?

Anthropic mengumumkan keberadaan Claude Mythos pada 7 April lalu. Berbeda dari model AI komersial yang dirilis untuk umum, Mythos secara eksplisit tidak akan dipublikasikan.

Keputusan itu bukan karena keterbatasan teknis — justru sebaliknya. Dilansir dari The Guardian, Anthropic sendiri menyebut Mythos sebagai ancaman serius bagi keamanan siber organisasi mana pun. Model ini mampu mengidentifikasi celah-celah tersembunyi dalam sistem IT yang berpotensi langsung dieksploitasi oleh peretas.

Kemampuan paling mengkhawatirkan yang diklaim Anthropic: Mythos dapat mengidentifikasi dan mengeksploitasi celah “zero-day” — kelemahan yang sama sekali belum diketahui pengembang maupun organisasi yang terdampak — pada berbagai sistem operasi dan browser penting. Beberapa celah yang berhasil ditemukan bahkan dilaporkan telah ada selama puluhan tahun tanpa pernah terdeteksi oleh siapapun. Anthropic menyebut ini sebagai “momen bersejarah bagi keamanan siber.”

Evaluasi AISI: Prestasi 32 Langkah yang Belum Pernah Dicapai AI Lain

Penilaian independen datang dari AI Security Institute (AISI) milik Inggris. Setelah mengevaluasi Mythos secara langsung, AISI menyimpulkan bahwa model ini merupakan “peningkatan signifikan” dibandingkan model-model AI sebelumnya.

Bukti konkretnya: Mythos berhasil menyelesaikan simulasi serangan siber 32 langkah dalam uji coba yang dirancang AISI sendiri. Ini adalah pertama kalinya sebuah model AI berhasil menyelesaikan skenario tersebut — sebuah patokan yang sebelumnya dianggap terlalu kompleks untuk dilakukan secara otomatis oleh sistem AI.

Namun sejumlah ahli mengingatkan agar tidak terbawa kepanikan berlebihan. Perusahaan keamanan AI bernama Aisle menemukan bahwa model-model lain yang jauh lebih murah pun mampu mengidentifikasi celah serupa. Para ahli juga mengingatkan bahwa sebagian besar pelanggaran keamanan nyata masih bersumber dari kelemahan konvensional — autentikasi lemah dan celah yang sudah dikenal namun belum ditambal.

Tidak sedikit pihak yang menilai ada unsur hype dalam cara Anthropic — startup yang ditaksir bernilai sekitar 800 miliar dolar AS — mempresentasikan kemampuan Mythos kepada publik.

Scott Bessent Panggil Goldman Sachs dan Citi, Regulator Inggris Gelar Rapat Darurat

Kekhawatiran bukan

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *