Belum jelas bagaimana pelaku mendapatkan informasi mengenai kerentanan tersebut lebih dulu. Pertanyaan itu masih terbuka.
Keterangan para pihak menyebut dua hal sebelum pengumuman resmi. Pengembang dan peneliti berkoordinasi selama dua bulan, sementara pelaku mulai mencoba mengeksploitasi celah.
Respons Perusahaan Teknologi
Peran AI ikut menonjol dalam penanganan kasus ini. Dua perusahaan teknologi, Google dan OpenAI, menjelaskan kontribusi masing-masing.
Google menyebut sistem keamanannya memakai model AI. Model itu bertugas menemukan, menyelidiki, serta menguji perbaikan celah tersebut.
Ketiga tugas itu mencakup alur dari temuan sampai pengujian perbaikan.
OpenAI
OpenAI menyatakan tim penelitinya turut membantu mengungkap kelemahan ini. Perusahaan itu juga memimpin upaya penyatuan pengembang perangkat lunak, peneliti keamanan, serta penyedia layanan.
Upaya penyatuan itu berlangsung selama dua bulan terakhir sebelum pengumuman resmi. Ketiga kelompok tersebut terlibat dalam koordinasi.
Cloudflare
Cloudflare, penyedia layanan keamanan, telah menerapkan perlindungan tambahan di jaringannya. Perlindungan itu memblokir permintaan berbahaya yang mengarah ke celah ini.
Perlindungan tersebut bekerja di jaringan penyedia layanan. Pembaruan PHP di server tetap menjadi perbaikan yang menutup celahnya.
Apa yang Harus Dilakukan Pengelola Website
Tim pengembang PHP telah merilis pembaruan perbaikan. Pemilik situs dan pengelola sistem sebaiknya menempuh tiga langkah.
Periksa dan Perbarui Versi PHP
Pengelola perlu memeriksa versi PHP yang mereka pakai. Setelah itu, mereka memastikan versinya sudah memakai versi terbaru.
Pembaruan menjadi jalur utama karena tim pengembang PHP sudah merilis perbaikannya.
Batasi Akses jika Belum Bisa Memperbarui
Jika pengelola belum bisa memperbarui, mereka perlu membatasi akses masuk ke server. Mereka juga perlu memantau aktivitas yang mencurigakan.
Langkah ini tidak menutup celah. Ia hanya mempersempit ruang gerak penyerang selama pembaruan tertunda.
Putuskan Sambungan untuk Sistem Penting
Jika sistem sangat penting dan belum siap memasang pembaruan, pengelola perlu memutuskan sambungannya dari jaringan. Saran ini sejalan dengan imbauan NSA.
Sistem baru tersambung kembali setelah perbaikan terpasang.
Ketiga langkah itu tersusun menurut kesiapan sistem. Sistem yang bisa memperbarui menempuh langkah pertama, sedangkan sisanya menempuh langkah kedua atau ketiga.
Pembaruan dari tim pengembang PHP sudah tersedia. Pelaku sudah mulai mencoba.
FAQ SCHEMA
Q: Apa itu PHP2Shell?
A: PHP2Shell adalah nama kolektif dua celah keamanan sangat berbahaya pada PHP, bahasa pemrograman yang dipakai jutaan website. Celah ini memungkinkan peretas menjalankan kode jahat dari jarak jauh.
Q: Apa yang bisa dilakukan peretas lewat celah PHP2Shell?
A: Penyerang bisa mengambil alih kendali server, mengakses basis data, hingga mencuri data sensitif tanpa harus masuk ke sistem secara sah.
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/celah-php2shell-ancam-website-peringatan-nsa-fbi/