Samsung: Banyak Pengguna Tak Sadar Pernah Pakai Fitur AI di Ponsel
Info Tekno > Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar teknologi futuristik yang identik dengan chatbot atau pembuatan gambar digital. AI telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman menggunakan ponsel pintar sehari-hari. Menariknya, banyak pengguna ternyata sudah memanfaatkan fitur berbasis AI tanpa benar-benar menyadarinya.
Fakta ini terungkap dari hasil survei terbaru yang dirilis Samsung. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut menemukan adanya kesenjangan yang cukup besar antara tingkat penggunaan fitur AI di ponsel dengan kesadaran pengguna terhadap teknologi yang mereka pakai. Dengan kata lain, AI sudah bekerja aktif di ponsel, tetapi sering kali “tak terlihat” oleh penggunanya.
Hasil Survei Samsung: AI Digunakan, Tapi Tak Disadari
Samsung bekerja sama dengan Talker Research melakukan survei terhadap 2.000 responden di Amerika Serikat. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 90 persen pengguna ponsel pintar sebenarnya rutin menggunakan fitur berbasis AI dalam aktivitas harian mereka. Namun, hanya 38 persen responden yang menyadari bahwa fitur-fitur tersebut merupakan hasil dari teknologi kecerdasan buatan.
Sebaliknya, lebih dari separuh responden justru mengaku tidak menggunakan AI di ponsel mereka. Pernyataan ini berubah ketika responden diperlihatkan daftar fitur yang umum digunakan sehari-hari. Setelah melihat daftar tersebut, sebanyak 84 persen responden akhirnya menyadari bahwa mereka ternyata menggunakan berbagai fungsi yang bekerja dengan dukungan AI.
Temuan ini menegaskan bahwa persepsi publik tentang AI masih terbatas. Banyak pengguna mengira AI hanya hadir dalam bentuk teknologi yang “terlihat”, seperti chatbot, asisten virtual berbasis percakapan, atau generator gambar, padahal AI modern justru banyak bekerja di balik layar.
Fitur AI di Ponsel yang Paling Sering Digunakan
Berbagai fitur yang selama ini dianggap sebagai fungsi standar ponsel ternyata sangat bergantung pada kecerdasan buatan. Samsung mencatat beberapa contoh fitur berbasis AI yang paling sering digunakan pengguna tanpa disadari.
Fitur tersebut meliputi peringatan cuaca otomatis yang menyesuaikan lokasi pengguna, penyaringan panggilan spam dan pesan mencurigakan, koreksi teks otomatis saat mengetik, hingga asisten suara yang membantu menjalankan perintah sederhana. Selain itu, pengaturan kecerahan layar yang dapat menyesuaikan kondisi cahaya sekitar juga merupakan hasil pemrosesan AI.
Peran AI pada Kamera Ponsel
Pada sektor kamera, AI bahkan memainkan peran yang semakin dominan. Mode malam, pengoptimalan warna dan detail foto, pengenalan objek,
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Literasi AI Masih Rendah, Pengguna Galaxy Ternyata Sudah Memakainya Sehari-hari | Xjabar.com
[…] – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di industri ponsel pintar berlangsung jauh lebih cepat dibanding […]
Strategi Samsung Integrasikan AI Secara Senyap di Ponsel Galaxy - Media Seruni
[…] tersebut tercermin dari hasil survei terbaru Samsung yang menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna ponsel Galaxy telah menggunakan fitur berbasis AI […]
AI di Ponsel Galaxy: Antara Manfaat dan Isu Privasi Data Pengguna – mahidara.co
[…] Hasil survei Samsung bersama Talker Research terhadap 2.000 responden di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sekitar 90 persen pengguna ponsel rutin menggunakan fitur berbasis AI. Namun, hanya 38 persen yang menyadari bahwa teknologi tersebut aktif bekerja di perangkat mereka. Fakta ini menyoroti tantangan tersendiri dalam konteks privasi, karena pengguna bisa saja tidak menyadari sejauh mana data mereka diproses oleh sistem AI. […]