Daftar isi
Empat Bank AS Batasi Agen AI, Wells Fargo Blokir yang Tak Berizin
INFO TEKNO> Menurut laporan, JPMorgan, Citi, Bank of America, dan Morgan Stanley mulai membatasi agen AI pihak ketiga di platform masing-masing. Pemicunya, sejumlah bank mendeteksi agen tersebut mengakses rekening nasabah tanpa otorisasi yang sesuai.
Menurut laporan Axios, sebagian kasus terjadi saat agen AI memakai kredensial login nasabah untuk masuk ke rekening. Walau nasabah sudah memberi izin, praktik itu dapat melanggar ketentuan bank yang mewajibkan nasabah masuk ke akun sendiri.
Kekhawatiran meningkat karena sebagian agen tampak bertindak di luar instruksi pengguna. Ada dugaan beberapa agen bahkan mencoba bertindak sendiri tanpa perintah dari nasabah.
Laporan itu juga menyebut agen menghubungi pusat layanan pelanggan, dan sebagian mencoba tindakan yang bisa berdampak pada keuangan nasabah.
Eksekutif perbankan yang berbicara kepada Axios menyebut situasi ini mengkhawatirkan. Menurut mereka, agen yang memegang akses untuk berbelanja atau memindahkan dana berisiko serius bila bertindak di luar kewenangannya.
Agen AI bekerja atas nama pengguna, misalnya mengelola pekerjaan atau menyelesaikan aktivitas secara otomatis. Bila punya akses ke rekening bank, agen bisa membaca informasi keuangan atau menjalankan transaksi, tergantung izin yang ia pegang.
Bank belum selalu bisa membedakan tiga kemungkinan: agen menjalankan perintah pengguna, melampaui perintah itu, atau masuk lewat akses yang tidak sah.
Sejumlah bank merevisi ketentuan layanan agar pembatasan terhadap agen di platform mereka lebih jelas. Wells Fargo menyatakan sudah menempuh langkah memblokir agen tanpa otorisasi agar tidak masuk ke rekening nasabah.
Axios melaporkan beberapa bank menimbang akses hanya-baca (read-only) sebagai opsi. Dengan skema itu, agen hanya bisa melihat data keuangan nasabah dan tidak bisa memindahkan uang atau mengubah isi rekening.
Informasi dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan saran investasi, keuangan, hukum, atau medis. Konsultasikan dengan profesional berwenang sebelum mengambil keputusan.
FAQ
Q: Mengapa bank besar AS membatasi agen AI pihak ketiga?
A: Menurut Axios, bank mendeteksi agen AI pihak ketiga mengakses rekening nasabah tanpa otorisasi yang sesuai, sebagian dengan kredensial login nasabah. Beberapa agen juga diduga mencoba bertindak tanpa instruksi pengguna, dan bank belum selalu bisa memastikan apakah aktivitas agen benar-benar diperintahkan nasabah.
Q: Bank mana yang sudah membatasi agen AI?
A: Morgan Stanley, JPMorgan, Bank of America, dan Citi dilaporkan mulai membatasi akses agen AI pihak ketiga ke platform mereka. Wells Fargo menyatakan sudah menempuh langkah memblokir agen tanpa otorisasi dari rekening nasabah. Sejumlah bank juga merevisi ketentuan layanan terkait penggunaan agen AI.
Q: Apa itu akses hanya-baca untuk agen AI?
A: Akses hanya-baca membuat agen AI bisa melihat data keuangan nasabah, tetapi tidak bisa memindahkan uang atau mengubah isi rekening. Menurut Axios, sejumlah bank sedang mempertimbangkan skema ini, karena agen yang memegang akses pembelian atau pemindahan dana dinilai berisiko serius bila bertindak di luar kewenangannya.
Q: Apakah izin nasabah membuat agen AI boleh masuk ke rekening?
A: Belum tentu. Menurut Axios, agen AI yang memakai kredensial login nasabah dapat melanggar ketentuan bank yang mewajibkan nasabah masuk ke akun sendiri, meskipun nasabah sudah memberi izin. Bank juga belum selalu bisa memastikan apakah aktivitas agen benar-benar diperintahkan pengguna atau melampaui instruksi.
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.