Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Asal Usul Kode JavaScript, Si Otak Pintar Dunia Web!

2 menit baca
Ukuran teks 100%

Bikin Website Hidup dan Interaktif: Asal Usul Kode JavaScript, Si Otak Pintar Dunia Web!

Gengs sudah tahu JavaScript belum? Kita udah ngebahas kalau HTML adalah tulang (struktur) dan CSS adalah baju (gaya). Tapi, siapa dong yang bikin tombol di website bisa diklik, foto bisa bergerak, dan halaman bisa kasih kita notifikasi? Jawabannya ada pada si “Otak Pintar” website: JavaScript!

Buat orang awam, kode JavaScript mungkin terdengar rumit, padahal asal usul kode JavaScript itu lahir dari deadline yang mepet dan kebutuhan untuk menghidupkan internet! Artikel ini akan ngebahas (Expertise) kisah seru di baliknya, dan bagaimana bahasa ini menjadi fondasi teknologi canggih di era digital ini.

I. Masalah di Tahun 90-an: Internet Itu Statis!

Di pertengahan tahun 1990-an, website yang dibangun dengan HTML dan CSS memang udah rapi dan cantik. Tapi, ada masalah besar: mereka statis (diam).

Apa Maksudnya Statis? Website saat itu kayak buku yang enggak bisa diajak ngobrol. Kalau kita mau melakukan sesuatu (misalnya, cek formulir, kalkulasi harga), browser harus ngirim permintaan ke server, nunggu server ngitung, lalu ngirim balik seluruh halaman yang baru. Proses ini lambat dan boros data (Experience).

Kebutuhan Baru: Developer mulai butuh bahasa yang bisa membuat interaksi langsung di dalam browser tanpa harus selalu bolak-balik ke server. Mereka butuh sesuatu yang bikin website jadi dinamis.

II. Siapa Penemunya? Brendan Eich dan Proyek Deadline Mepet!

Tokoh kunci di balik penemuan JavaScript adalah Brendan Eich, seorang developer yang bekerja di Netscape Communications.

  • Tahun Kelahiran: JavaScript lahir pada tahun 1995, dengan kisah deadline yang legendaris: Brendan Eich cuma diberi waktu 10 hari untuk menciptakan bahasa pemrograman baru ini!
  • Nama Awal yang Bikin Bingung: Awalnya, bahasa ini diberi nama Mocha, lalu diganti jadi LiveScript. Kemudian, karena pada saat itu bahasa Java sedang sangat populer, Netscape memutuskan untuk mengganti namanya lagi menjadi JavaScript.
  • Tujuan Penamaan: Pergantian nama ini adalah strategi pemasaran (marketing) untuk menarik perhatian publik, meskipun perlu dicatat: JavaScript dan Java adalah dua bahasa yang benar-benar berbeda (Authoritativeness).

III. Cara Kerja JavaScript: Menghidupkan Website

Buat orang awam, cara kerja JavaScript adalah sebagai berikut:

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

· · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *