AI Robotika Disebut Akan Melampaui Era Internet Seluler
Info Tekno> AI robotika berpotensi melampaui era internet seluler dalam hal dampak ekonomi dan transformasi industri global. Pernyataan tersebut disampaikan oleh pendiri sekaligus CEO Unitree Robotics, Wang Xingxing, dalam wawancara dengan China Central Television (CCTV) yang disiarkan pada 14 Februari.
Dalam wawancara tersebut, Wang menegaskan bahwa gelombang kecerdasan buatan yang terwujud atau embodied AI masih berada pada tahap awal perkembangan. Ia menyebut sektor ini tengah berada dalam “fase pendakian” dan belum mendekati puncak pertumbuhan yang sebenarnya.
Menurut Wang, jika terobosan signifikan dalam model AI skala besar untuk robot terjadi dalam beberapa tahun ke depan, dampaknya dapat memicu realokasi besar-besaran aliran modal global dan menciptakan gelombang ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan era internet seluler.
Apa Itu Embodied AI dan Mengapa Penting?
Definisi Embodied AI
Embodied AI atau kecerdasan buatan terwujud merujuk pada integrasi sistem AI ke dalam mesin fisik seperti robot, sehingga memungkinkan perangkat tersebut merasakan lingkungan, memproses informasi, membuat keputusan, dan bertindak secara mandiri di dunia nyata.
Berbeda dengan AI berbasis layar seperti chatbot atau sistem rekomendasi digital, embodied AI memindahkan kecerdasan komputasi dari perangkat lunak ke perangkat keras yang dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik.
Konsep ini dinilai sebagai lompatan berikutnya dalam evolusi teknologi setelah era internet seluler yang didominasi oleh smartphone dan aplikasi digital.
Potensi Dampak Ekonomi Global
Wang menyatakan bahwa apabila teknologi robotika berbasis AI dapat diterapkan dalam skala besar, tingkat minat dan investasi dapat meningkat 100 hingga 1.000 kali lipat dibandingkan saat ini.
“Ketika terobosan terjadi, lebih dari 50% sumber daya dunia dapat dicurahkan ke bidang ini,” ujarnya dalam wawancara tersebut.
Ia juga memprediksi bahwa pertumbuhan sektor ini akan mengikuti kurva eksponensial yang semakin curam, seiring meningkatnya integrasi AI dalam manufaktur, logistik, layanan publik, kesehatan, dan sektor industri lainnya.
China Dorong Strategi Nasional “AI Plus”
Masuk Rencana Lima Tahun ke-15
Optimisme Wang muncul bertepatan dengan dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15 China, yang secara resmi mengidentifikasi AI terwujud dan robotika sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi baru.







