Berita  

Rusia Hapus YouTube dan WhatsApp dari DNS Nasional, Kontrol Internet Makin Ketat

Rusia blokir YouTube dan WhatsApp lewat sistem NDNS. Roskomnadzor perketat kontrol internet dengan hapus domain dari DNS nasional dan gunakan teknologi Deep Packet Inspection.

Rusia blokir YouTube dan WhatsApp setelah regulator internet negara itu, Roskomnadzor, menghapus domain “youtube.com” dan domain terkait WhatsApp dari server DNS nasional atau National Domain Name System (NDNS).
Rusia blokir YouTube dan WhatsApp setelah regulator internet negara itu, Roskomnadzor, menghapus domain “youtube.com” dan domain terkait WhatsApp dari server DNS nasional atau National Domain Name System (NDNS).

Rusia Blokir YouTube dan WhatsApp Lewat Sistem NDNS Nasional

Info Tekno> Rusia blokir YouTube dan WhatsApp setelah regulator internet negara itu, Roskomnadzor, menghapus domain “youtube.com” dan domain terkait WhatsApp dari server DNS nasional atau National Domain Name System (NDNS). Kebijakan ini membuat pengguna di Rusia tidak dapat mengakses platform tersebut secara langsung tanpa menggunakan VPN (Virtual Private Network).

Langkah tersebut menjadi bagian dari kebijakan penguatan kontrol internet yang dilakukan pemerintah Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Pemblokiran ini memicu gelombang keluhan dari pengguna internet domestik dan memunculkan kekhawatiran tentang masa depan kebebasan akses informasi di negara tersebut.

Baca Juga  AMD, NVIDIA, dan Qualcomm Siap Luncurkan Chip Baru di CES 2026, TSMC Jadi Sorotan Utama

Kebijakan ini terjadi ketika pemerintah Rusia terus memperluas penerapan Undang-Undang Kedaulatan Internet (Sovereign Internet Law), yang memberikan kewenangan besar kepada negara untuk mengendalikan infrastruktur internet di dalam negeri.

Apa yang Terjadi: Domain YouTube dan WhatsApp Dihapus dari NDNS

Penghapusan Domain dari Sistem DNS Nasional

Roskomnadzor menghapus domain “youtube.com” dari server DNS nasional yang dikelola negara. Sistem DNS dapat dianalogikan sebagai buku telepon internet yang menerjemahkan nama situs menjadi alamat IP agar dapat diakses perangkat pengguna.

Dengan dihapusnya domain tersebut dari NDNS, pengguna tidak dapat lagi mengakses YouTube secara normal melalui jaringan internet Rusia. Hal yang sama juga terjadi pada domain WhatsApp, yang dilaporkan ikut hilang dari sistem registrasi nasional.

Baca Juga  Ini Alasan Smartphone 2026 Tak Lagi Menggunakan Sensor Kamera 1 Inci

Langkah ini secara efektif memutus akses langsung terhadap dua platform global tersebut, kecuali pengguna menggunakan layanan VPN atau metode alternatif lainnya.

NDNS sebagai Instrumen Kontrol Terpusat

Pakar sensor internet Michael Klimarev menjelaskan bahwa NDNS adalah sistem domain alternatif nasional yang wajib digunakan oleh seluruh penyedia layanan internet di Rusia. Sistem ini diperkenalkan bersamaan dengan Undang-Undang Kedaulatan Internet.

Menurut Klimarev, NDNS memungkinkan pemerintah mengontrol akses ke situs web secara terpusat. Operator internet Rusia dilarang menggunakan pendaftar domain internasional dan hanya boleh bergantung pada sistem nasional tersebut.

Dengan mekanisme ini, penghapusan domain dari NDNS secara otomatis membuat situs tidak dapat diakses oleh sebagian besar pengguna domestik.

Baca Juga  Cara Mengunduh Video YouTube di Mac dengan Aman: Trik Powerful Tanpa Ribet

Mengapa Pemerintah Rusia Melakukan Pemblokiran?

Alasan Resmi: Pelanggaran Hukum dan Ancaman Keamanan

Secara resmi, Roskomnadzor menyatakan bahwa pembatasan terhadap Telegram dan platform lainnya dilakukan karena pelanggaran hukum Rusia serta dianggap sebagai ancaman bagi warga negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *