Gemini AI Akhirnya Hadir di Chromebook, Google Mulai Perluas Fitur Cerdas ke ChromeOS

Gemini AI akhirnya mulai dapat dinikmati oleh pengguna Chromebook setelah penantian yang cukup panjang.
Gemini AI akhirnya mulai dapat dinikmati oleh pengguna Chromebook setelah penantian yang cukup panjang.

Gemini AI Mulai Hadir di Chromebook, Fitur Cerdas Google yang Lama Dinantikan

Info Tekno> Gemini AI akhirnya mulai dapat dinikmati oleh pengguna Chromebook setelah penantian yang cukup panjang. Fitur kecerdasan buatan andalan Google tersebut dilaporkan telah muncul di sejumlah perangkat yang menjalankan sistem operasi ChromeOS, menandai langkah penting Google dalam menyatukan ekosistem AI di seluruh lini produknya.

Kehadiran Gemini AI di Chromebook menjadi kabar yang disambut positif, terutama bagi pengguna setia ChromeOS yang selama ini merasa tertinggal dibandingkan pengguna Windows dan macOS. Pasalnya, fitur Gemini sebelumnya telah lebih dulu tersedia di peramban Chrome pada dua sistem operasi tersebut sejak September tahun lalu.

Situasi ini sempat memunculkan pertanyaan di kalangan pengamat teknologi: mengapa perangkat buatan Google sendiri justru mendapat giliran belakangan untuk menikmati fitur AI terbarunya? Kini, pertanyaan tersebut mulai terjawab seiring dimulainya peluncuran Gemini di ChromeOS, meskipun masih dilakukan secara bertahap.

Baca Juga  MacBook Pro M5 14 Inch Resmi Masuk Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya

Awal Mula Gemini AI Terdeteksi di Perangkat ChromeOS

Informasi mengenai kehadiran Gemini AI di Chromebook pertama kali mencuat dari laporan pengguna di media sosial. Seorang pemilik Chromebook membagikan pengalamannya melalui platform X (sebelumnya Twitter), yang mengungkap bahwa layanan AI Gemini mulai muncul di peramban Chrome pada perangkat ChromeOS miliknya.

Laporan ini kemudian diperkuat oleh situs teknologi 9to5Google, yang menyebut bahwa integrasi Gemini AI di ChromeOS memang tengah diuji secara terbatas. Salah satu pembaca mereka, Lance Adams, menjadi sosok pertama yang mengklaim telah melihat langsung fitur tersebut aktif di perangkat Chromebook.

Meski demikian, Google menegaskan bahwa ketersediaan Gemini AI belum merata. Tidak semua pengguna Chromebook dapat langsung mengakses fitur ini, karena peluncurannya dilakukan secara selektif dan bertahap untuk keperluan pengujian awal.

Baca Juga  Lonjakan Kebutuhan AI Tekan Rantai Pasokan Chip Apple

Gemini AI Lebih Dulu Hadir di Build Canary

Saat ini, Gemini AI di ChromeOS dilaporkan baru tersedia bagi pengguna yang menjalankan Chrome build Canary terbaru. Build Canary dikenal sebagai versi pengembangan awal yang ditujukan untuk pengujian fitur eksperimental sebelum dirilis ke publik secara luas.

Langkah ini menunjukkan bahwa Google masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap stabilitas dan performa Gemini AI di lingkungan ChromeOS. Dengan melibatkan pengguna Canary, Google dapat mengumpulkan masukan teknis dan memperbaiki potensi bug sebelum fitur tersebut diluncurkan secara resmi ke versi stabil.

Pendekatan bertahap ini juga mencerminkan kehati-hatian Google dalam mengintegrasikan teknologi AI canggih ke sistem operasi yang digunakan secara luas, khususnya di sektor pendidikan dan perkantoran yang menjadi basis utama pengguna Chromebook.

Baca Juga  Membedah InterLink Network, Infrastruktur Terdesentralisasi yang Didukung Identitas Biometrik

Fungsi Gemini AI di Chromebook

Integrasi Gemini AI di peramban Chrome membawa sejumlah kemampuan baru yang dinilai signifikan bagi pengguna Chromebook. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam mengolah informasi secara cepat, kontekstual, dan efisien langsung dari tab peramban yang sedang digunakan.

Dengan Gemini AI, pengguna dapat meminta sistem untuk merujuk ke tab aktif guna melakukan berbagai tugas berbasis teks dan analisis data. Hal ini menjadikan peramban Chrome tidak hanya sebagai alat akses internet, tetapi juga asisten cerdas yang mendukung pengambilan keputusan.

Merangkum dan Membandingkan Informasi Otomatis

Salah satu kemampuan utama Gemini AI adalah meringkas konten dari situs web yang sedang dibuka. Pengguna dapat meminta ringkasan poin-poin penting dari artikel panjang, ulasan produk, atau laporan teknis tanpa harus membaca keseluruhan halaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *